
Halo, calon pebisnis online! Kalau kamu lagi mikirin buat bikin website untuk bisnismu, pasti salah satu pertanyaan besar di kepala kamu adalah: “Berapa sih biayanya?” Nah, artikel ini bakal ngasih gambaran lengkap soal apa aja yang harus kamu siapkan dalam anggaran untuk membangun website. Santai aja, kita bakal bahasnya dengan cara yang gampang dimengerti.
Sebelum kita mulai, penting banget kamu tahu kalau biaya bikin website itu nggak cuma sekadar bayar sekali lalu selesai. Ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan, dan semuanya saling berkaitan. Yuk, kita bahas satu-satu!
1. Domain: Alamat Rumah Online Kamu

Bayangkan domain sebagai alamat rumah online kamu. Misalnya, www.bisniskamu.com . Domain ini penting banget karena ini yang bakal orang ketik di browser mereka untuk nyamperin website kamu. Harganya? Relatif murah, kok! Biasanya antara Rp 100.000 – Rp 300.000 per tahun, tergantung ekstensi (.com, .id, .co.id, dll).
Kalau kamu baru mulai, pilih domain yang simpel, mudah diingat, dan relevan sama bisnis kamu. Jangan sampe orang susah nge-spell nama websitemu, ya!
2. Hosting: Tempat Tinggal Website Kamu

Kalau domain itu alamat, hosting ini ibarat tanah atau gedung tempat website kamu tinggal. Hosting menyimpan semua file, gambar, teks, dan data lainnya yang ada di website kamu. Ada beberapa jenis hosting, mulai dari shared hosting (murah meriah), VPS, sampai dedicated server (mahal tapi powerful).
Untuk pemula, shared hosting udah cukup banget. Biayanya biasanya mulai dari Rp 50.000 – Rp 500.000 per bulan, tergantung spesifikasi dan kebutuhanmu. Kalau traffic website kamu masih kecil, shared hosting udah oke.
3. Desain & Pengembangan: Tampilan dan Fitur Website

Ini bagian yang sering jadi pertimbangan besar. Desain website itu penting banget karena ini yang bakal orang lihat pertama kali. Kalau desainnya jelek atau sulit dipahami, pengunjung bisa langsung kabur.
Ada dua opsi utama untuk desain dan pengembangan:
- Pake CMS seperti WordPress: WordPress itu tools yang super populer dan user-friendly. Kamu bisa install tema gratis atau premium (sekitar Rp 500.000 – Rp 2 juta) dan plugin-plugin untuk menambah fitur. Kalau kamu nggak mau ribet coding, WordPress ini solusi yang tepat.
- Custom Development: Kalau kamu butuh sesuatu yang lebih unik dan kompleks, kamu bisa hire developer profesional. Biayanya bisa mulai dari Rp 5 juta sampai puluhan juta, tergantung kerumitan proyek.
Tips: Kalau budget kamu terbatas, mulailah dengan WordPress. Nanti kalau bisnis kamu udah berkembang, kamu bisa upgrade ke custom development.
4. Konten: Isi dari Website Kamu

Website tanpa konten itu kayak toko kosong—nggak ada yang bisa dilihat atau dibeli. Konten ini termasuk teks, gambar, video, atau apapun yang ada di website kamu. Kamu bisa bikin sendiri atau hire copywriter dan fotografer profesional.
Kalau kamu nggak punya skill menulis atau desain, nggak masalah. Banyak freelancer di luar sana yang bisa bantu. Biayanya bervariasi, mulai dari Rp 500.000 per artikel sampai jutaan rupiah, tergantung kualitas dan panjang konten.
5. Pemeliharaan: Jangan Lupa Perawatan Rutin!

Bikin website itu bukan sekadar bikin lalu ditinggal begitu aja. Website butuh pemeliharaan rutin, kayak update software, backup data, dan cek keamanan. Kalau kamu pake WordPress, ada plugin yang bisa otomatisin beberapa hal ini, tapi tetap aja ada biaya tambahan untuk SSL certificate (biasanya Rp 200.000 – Rp 1 juta per tahun) dan layanan teknis lainnya. Jika tidak dipelihara, plugin yang tidak diupdate bisa saja rentan terhadap hacker yang mencoba masuk dan mengambil alih website kamu.
Kalau kamu nggak mau repot, banyak agensi atau freelancer yang menawarkan paket maintenance bulanan. Biayanya biasanya mulai dari Rp 500.000 per bulan.
Investasi yang Sebanding dengan Manfaat
Nah, setelah tau semua komponen biaya di atas, mungkin kamu mikir, “Waduh, lumayan juga ya biayanya?” Iya, emang iya. Tapi ingat, ini adalah investasi . Website itu aset digital yang bakal terus bekerja untuk bisnismu selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Bayangkan kalau website kamu bisa menghasilkan penjualan atau leads baru setiap hari—berapa untung yang bisa kamu dapat?
Selain itu, punya website itu udah jadi keharusan di era digital ini. Konsumen lebih suka belanja online atau cari informasi lewat internet. Kalau bisnis kamu nggak ada di dunia maya, kamu bakal ketinggalan sama kompetitor.
Kesimpulan
Jadi, berapa budget yang harus disiapkan untuk bikin website? Jawabannya: tergantung kebutuhanmu . Untuk pemula, kamu bisa mulai dengan budget Rp 1-3 jutaan (domain + hosting + tema WordPress + konten dasar). Tapi kalau kamu butuh sesuatu yang lebih profesional, siapkan budget mulai dari Rp 10 juta ke atas.
Ingat, biaya bikin website itu nggak cuma soal keluar uang. Ini adalah langkah awal untuk bikin bisnismu lebih dikenal, lebih dipercaya, dan lebih menguntungkan di masa depan. Jadi, yuk mulai sekarang!
Gimana, udah lebih paham kan? Kalau masih ada pertanyaan, feel free to comment di bawah ya. Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu yang lagi mikirin budget buat bikin website. Cheers to your business success! 🚀